Margoyoso, LTN MWC NU Margoyoso
Warta - Pemerintah Desa Bulumanis Kidul bersama sejumlah pihak melakukan langkah penanganan darurat pascabencana banjir yang melanda wilayah tersebut. Peristiwa banjir terjadi pada Ahad siang, 11 Januari, dan mengakibatkan sejumlah dampak kerugian, terutama pada kondisi lingkungan permukiman warga. Salah satu penyebab utama banjir diketahui berasal dari jebolnya tanggul sungai.
Kepala Desa Bulumanis Kidul, Susanto, S.T., M.Si., menjelaskan bahwa penanganan difokuskan pada penutupan tanggul yang rusak guna mencegah luapan air sungai kembali masuk ke kawasan permukiman apabila debit air meningkat. Selain itu, pihaknya juga memprioritaskan pembersihan lumpur serta sampah yang terbawa arus banjir.
Ia menambahkan bahwa Pemerintah Desa bekerja sama dengan Bagana dan LPBI MWC Margoyoso untuk melakukan penanganan secara cepat dan maksimal. Namun, tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir menjadi tantangan tersendiri dalam proses penanganan. Kondisi lumpur yang meluber hingga ke badan jalan juga turut menghambat kegiatan pembersihan.
Ketua LPBI MWC Margoyoso sekaligus anggota BAGANA Satkorcab Pati, Priyadi, menyampaikan bahwa keterbatasan peralatan menjadi kendala utama di lapangan. Meski demikian, dukungan dari LAZISNU MWC Margoyoso membantu mengatasi sebagian hambatan tersebut sehingga kegiatan tetap dapat berjalan.
Penanganan bencana dilakukan secara bertahap dan menyesuaikan dengan kondisi cuaca serta situasi di lapangan. Adapun kegiatan difokuskan pada pembersihan lumpur dan sampah di sejumlah titik, dengan prioritas pada fasilitas umum seperti sekolah dan Polindes, pembukaan akses jalan yang tertutup, serta penanganan di rumah-rumah warga terdampak.
Editor: Pakmas
Kontributor: Resza
Fotografer: Mufid
Tim redaksi: LTN MWC NU Margoyoso


0 Komentar