Penyelenggaraan festival rebana merupakan hasil kolaborasi antara MWC NU Margoyoso dengan ISHARI, LDNU, dan LESBUMI. Meskipun sempat mengalami penyesuaian jadwal, hal tersebut dilakukan untuk menyesuaikan agenda dan aspek teknis agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan dengan lebih optimal. Koordinasi panitia dilakukan melalui rapat rutin, grup komunikasi, serta pembagian tugas sesuai kebutuhan lapangan.
Zaenal berharap kegiatan festival rebana dapat terus berlanjut dan dikembangkan pada masa mendatang dengan konsep yang lebih baik, jumlah peserta yang lebih banyak, serta persiapan yang lebih matang sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh warga NU dan masyarakat.
Sistem penilaian dalam perlombaan dilakukan oleh dewan juri yang kompeten di bidang hadrah dan rebana dengan kriteria penilaian meliputi kekompakan grup, kualitas vokal, irama tabuhan, serta adab dan penampilan secara keseluruhan.
Dalam hasil akhir perlombaan, Ikhwanus Shofa IPNU Kajen berhasil meraih juara pertama, disusul Syauqul Qolbi sebagai juara kedua, dan As Salamah sebagai juara ketiga. Festival ini menjadi momentum bersejarah bagi MWC NU Margoyoso dengan kehadiran banom baru, ISHARI, yang mampu berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan berskala besar. Diharapkan festival rebana ini dapat menjadi agenda tahunan guna melestarikan budaya rebana di wilayah Margoyoso.
Editor: Pakmas
Kontributor: Resza
Fotografer: Mufid
Tim redaksi: LTN MWC NU Margoyoso

0 Komentar